Melali Nyegara Gunung di Utara Bali

Melali Nyegara Gunung di Utara Bali

10 jam 10 jam
Rp 550.000

Desa Les terletak di Kabupaten  Buleleng sekitar 100 km dari Denpasar. Sebagian besar mata pencaharian warga di Desa Les adalah petani dan nelayan.  Desa Les memiliki cerita tentang bagaimana kedekatan secara ritus dengan Kintamani dan dikenal sebagai desa dengan topografi nyegara gunung. 

Perjalanan menemui laut dan bebukitan di ujung utara Bali. Warga Desa Les, Tejakula, Buleleng akan menemani menikmati pengolahan pertanian di pesisir dan bebukitan, sejarah akulturasi, dan ragam aktivitas di pesisir seperti membuat garam laut tradisional, dan sensasi kuliner lautnya.

Melali dibuka dengan sarapan menu khas di pasar tradisional desa atau warung rumahan. Bubur sayur (mengguh) adalah hidangan sempurna memulai pagi karena diolah dari pangan lokal dengan citarasa gurih.

Mengguh, salah satu kuliner khas Tejakula. Sekilas nampak seperti bubur. Namun sebetulnya ada hal yang berbeda. Foto Felixrio Prabowo

Di darat dan bebukitan adalah menikmati hasil pertanian daerah kering seperti vegetasi lontar, kelapa, dan olahannya. Hasil tani ini lekat dengan tradisi desa seperti tuak, arak, buah ental (buah lontar), bagian dari ritual dan sesajen di desa. Pengunjung juga akan mengalami cara mengolah hasil tani tersebut seperti arak, dan gula nektar lontar.

Dari Bukit Yangudi, lansekap Nyegara Gunung ini nyata karena panorama lembah dan sejumlah mata air desa ini. Untuk membasuh raga dan menyegarkan jiwa, ada air terjun dan sumber air Pelukatan Yeh Anakan.

Banyak cara menikmati laut di Desa Les. Salah satunya dengan majukungan atau berperahu. Foto Sony Adam
Kuburan khas Desa Les yang lekat dengan narasi akulturasi budaya. Foto Felixrio Prabowo
Made Sudi Margi Ana a.k.a Dek Donald sedang memanjat pohon lontar di kebun yang ia garap. Foto Sony Adam
Bersantai di bale setelah mengintip proses pembuatan arak lontar di Desa Les. Foto Sony Adam
Made Sudi Margi Ana a.k.a Dek Donald, seorang petani dan produsen arak, sedang memperlihatkan jenis arak api. Foto Sony Adam
Menikmati hidangan laut yang segar dan nikmat dari nelayan Desa Les. Foto Sony Adam
Nelayan dan perahunya, di Pantai Panyumbahan Desa Les. Foto Sony Adam

Detail Tur

NB:

1. Sarapan, snack, coffee break, makan siang, dan suvenir.

2. Panitia Melali ke Desa menyediakan P3K dan jas hujan

3. Jangan lupa pakai pakaian dan alas kaki yang nyaman, ya!

4. Bawa botol minum sendiri dan bertanggungjawab pada sampah sendiri dapat nilai 100

5. Itinerary bisa berubah sesuai situasi desa. Informasi akan disampaikan terlebih dahulu

6. Jika ingin menginap di desa, ada beberapa pilihan penginapan
Rp 550.000 / Orang
Total
Info pembayaran
Info tamu
Book Now
© Copyright 2024 - Melali
Chat with us